Sabtu, 23 Juli 2016
Senin, 27 Juni 2016
Rabu, 24 Februari 2016
Selasa, 08 September 2015
Negara Penghasil Emas Terbesar Dunia
10 Negara Penghasil Emas Terbesar di Dunia
10 Negara Penghasil Emas Terbesar di Dunia – Emas merupakan logam mulia yang memiliki nilai tinggi dan sering digunakan sebagai salah satu komoditas investasi jangka panjang. Investasi Emas yang dimaksud dapat berupa Emas Perhiasan (Gold Jewelry), Emas Batangan (Gold Bar) dan Koin Emas (Gold Coin). Menurut data yang dipublikasikan oleh US Geological Survey (USGS) pada Januari 2015, produksi emas secara global pada tahun 2014 mencapai 2.800 ton. Angka tersebut meningkat 2 persen atau sekitar 60 ton jika dibandingkan dengan hasil produksi emas pada tahun 2013 sebesar 2.860 ton.
Negara Penghasil Emas Terbesar di Dunia adalah China (Tiongkok) dengan hasil produksi emas sebesar 450 ton. Di satu sisi, China juga merupakan salah satu negara dengan konsumsi Emas terbesar di Dunia yaitu mencapai 813,6 ton pada tahun 2014. Negara Penghasil Emas yang menduduki urutan kedua dalam daftar ini adalah Australia dengan jumlah produksi emas pada tahun 2014 adalah sebanyak 270 ton. Australia juga merupakan Negara yang memiliki cadangan emas terbesar di Dunia yaitu sebanyak 9.800 ton. Sedangkan Negara Penghasil Emas yang menempati urutan ketiga adalah Rusia dengan produksi emas sebanyak 245 ton.
Menurut data USGS ini, Indonesia menghasilkan 65 ton Emas pada tahun 2014. Jika dibandingkan dengan tahun 2013 yang hanya memproduksi 60 ton Emas, Produksi Emas Indonesia mengalami peningkatan hingga 5 ton atau sekitar 8,33%. Indonesia saat ini memiliki cadangan Emas sebanyak 3.000 ton.
Daftar 10 Negara Penghasil Emas Terbesar di Dunia
Berikut ini adalah daftar 10 Negara Penghasil Emas Terbesar di Dunia beserta jumlah produksi dan cadangannya.1. China
Jumlah Produksi : 450 tonWilayah Pertambangan Utama : Shandong, Henan, Jiangxi, Yunnan dan Fujian
Cadangan Emas : 1.900 ton
Lokasi : Benua Asia
Keterangan : Produksi Emas China meningkat 4,65% atau sekitar 20 ton dari 430 ton di tahun 2013 menjadi 450 ton di tahun 2014.
2. Australia
Jumlah Produksi : 270 tonWilayah Pertambangan Utama : Western Australia, South Australia dan New South Wales
Cadangan Emas : 9.800 ton
Lokasi : Benua Australia
Keterangan : Produksi Emas Australia meningkat 1,88% atau sekitar 5 ton dari 265 ton di tahun 2013 menjadi 270 ton di tahun 2014
3. Rusia
Jumlah Produksi : 245 tonWilayah Pertambangan Utama : Amur, Irkutsk, Khabarovsk, Krasnoyarsk, Magadan dan Sakha-Yakutia
Cadangan Emas : 5.000 ton
Lokasi : Benua Eropa – Asia
Keterangan : Produksi Emas Rusia meningkat 6,52% atau sekitar 15 ton dari 230 ton di tahun 2013 menjadi 245 ton di tahun 2014.
4. Amerika Serikat
Jumlah Produksi : 211 tonWilayah Pertambangan Utama : Nevada, Alaska, Kalifornia, Colorado dan South Dakota
Cadangan Emas : 3.000 ton
Lokasi : Benua Amerika
Keterangan : Produksi Emas Amerika Serikat menurun 8,26% atau sekitar 19 ton dari 230 ton di tahun 2013 menjadi 211 ton di tahun 2014.
5. Kanada
Jumlah Produksi : 160 tonWilayah Pertambangan Utama : Ontario
Cadangan Emas : 2.000 ton
Lokasi : Benua Amerika
Keterangan : Produksi Emas Kanada meningkat 29% atau sekitar 36 ton dari 124 ton di tahun 2013 menjadi 160 ton di tahun 2014.
6. Peru
Jumlah Produksi : 150 tonCadangan Emas : 2.100 ton
Lokasi : Benua Amerika
Keterangan : Produksi Emas Peru menurun 0,7% atau sekitar 1 ton dari 151 ton di tahun 2013 menjadi 150 ton di tahun 2014.
7. Afrika Selatan
Jumlah Produksi : 150 tonCadangan Emas : 6.000 ton
Lokasi : Benua Afrika
Keterangan : Produksi Emas Afrika Selatan menurun 6,25% atau sekitar 10 ton dari 160 ton di tahun 2013 menjadi 150 ton di tahun 2014.
8. Uzbekistan
Jumlah Produksi : 102 tonCadangan Emas :1.700 ton
Lokasi : Asia
Keterangan : Produksi Emas Uzbekistan meningkat 4,1% atau sekitar 4 ton dari 98 ton di tahun 2013 menjadi 102 ton di tahun 2014.
9. Meksiko
Jumlah Produksi : 92 tonCadangan Emas : 1.400 ton
Lokasi : Benua Amerika
Keterangan : Produksi Emas Meksiko menurun 6,12% atau sekitar 6 ton dari 98 ton di tahun 2013 menjadi 92 ton di tahun 2014.
1o. Ghana
Jumlah Produksi : 90 tonCadangan Emas : 2.000 ton
Lokasi : Benua Afrika
Keterangan : Jumlah Produksi Emas di tahun 2013 dan 2014 adalah sama yaitu 90 ton.
Sumber : data jumlah produksi dan cadangan emas dikutip dari US Geological Survey (minerals.usgs.gov).
10 Pemuda Terkaya di Dunia 2015
10 Pemuda Terkaya di Dunia
- Sebuah Organisasi Keuangan Internasional yang bernama Wealth-X merilis
20 orang Terkaya di Dunia yang berumur dibawah 35 tahun pada bulan Agustus
2015. Dari daftar tersebut, 8 orang adalah Teknopreuner yang berhasil membangun
bisnisnya yang berorientasi Teknologi dengan usahanya sendiri atau dalam bahasa
Inggris sering disebut dengan “Self Made”. Rata-rata mereka yang Teknopreuner
is adalah berasal dari Negara Amerika Serikat.
Pemuda Terkaya yang berumur dibawah 35 tahun menurut versi
Wealth-X 2015 adalah pendiri situs Sosial Media Facebook yaitu Mark Elliot
Zuckerberg yang hanya berumur 31 tahun. Berkat Facebook, Pemuda kelahiran tahun
1984 ini memiliki kekayaannya sebesar US$ 41,6 miliar atau sekitar 575,4
triliun menurut nilai tukar rupiah US$1 = Rp. 14.000. Berada di posisi kedua
Pemuda Terkaya di Dunia adalah Dustin Aaron Moskovitz yang juga merupakan salah
satu pendiri Facebook yang kini telah mendirikan perusahaannya sendiri yaitu
perusahaan Software yang bernama ASANA. Dustin memiliki jumlah kekayaan
sebanyak US$ 9,3 miliar atau sekitar Rp. 130,2 triliun. Sama seperti Mark
Elliot Zuckerberg, Dustin Aaron Moskovitz juga berumur 31 tahun. Posisi ketiga
ditempati oleh Yang Huiyan yang berasal dari Tiongkok dengan jumlah kekayaan
US$ 5,9 miliar atau sekitar Rp. 82,6 triliun. Yang Huiyan menjalankan Bisnis
Real Estate dibawah payung Country Garden Holdings.
Berikut ini adalah daftar 10 Pemuda Terkaya di Dunia menurut
situs Wealth-X beserta jumlah dan sumber kekayaannya.
1. Mark Elliot
Zuckerberg
Jumlah Kekayaan : US$ 41,6 miliar
Sumber Kekayaan : Facebook
Industri : Teknologi
Umur : 31 tahun
Tanggal Lahir : 14 Mei 1984
Kebangsaan : Amerika Serikat
Sumber Kekayaan : Facebook
Industri : Teknologi
Umur : 31 tahun
Tanggal Lahir : 14 Mei 1984
Kebangsaan : Amerika Serikat
2. Dustin Aaron
Moskovitz
Jumlah Kekayaan : US$ 9,3 miliar
Sumber Kekayaan : Asana
Industri : Teknologi
Umur : 31 tahun
Tanggal Lahir : 22 Mei 1984
Kebangsaan : Amerika Serikat
Sumber Kekayaan : Asana
Industri : Teknologi
Umur : 31 tahun
Tanggal Lahir : 22 Mei 1984
Kebangsaan : Amerika Serikat
3. Yang Hui Yan
Jumlah Kekayaan : US$ 5,9 miliar
Sumber Kekayaan : Country Garden Holdings
Industri : Real Estate
Umur : 34 tahun
Tanggal Lahir : 20 Juli 1981
Kebangsaan : Tiongkok/China
Sumber Kekayaan : Country Garden Holdings
Industri : Real Estate
Umur : 34 tahun
Tanggal Lahir : 20 Juli 1981
Kebangsaan : Tiongkok/China
4. Eduardo Luiz
Saverin
Jumlah Kekayaan : US$ 5,3 miliar
Sumber Kekayaan : 99
Industri : Teknologi
Umur : 33 tahun
Tanggal Lahir : 19 Maret 1982
Kebangsaan : Brasil
Sumber Kekayaan : 99
Industri : Teknologi
Umur : 33 tahun
Tanggal Lahir : 19 Maret 1982
Kebangsaan : Brasil
5. Scott Daniel
Duncan
Jumlah Kekayaan : US$ 5 miliar
Sumber Kekayaan : Enterprise Products Partners
Industri : Minyak dan Gas
Umur : 32 tahun
Tanggal Lahir : 1983
Kebangsaan : Amerika Serikat
Sumber Kekayaan : Enterprise Products Partners
Industri : Minyak dan Gas
Umur : 32 tahun
Tanggal Lahir : 1983
Kebangsaan : Amerika Serikat
6. Elizabeth A.
Holmes
Jumlah Kekayaan : US$ 4,5 miliar
Sumber Kekayaan : Theranos
Industri : Teknologi Kesehatan
Umur : 31 tahun
Tanggal Lahir : 3 Februari 1984
Kebangsaan : Amerika Serikat
Sumber Kekayaan : Theranos
Industri : Teknologi Kesehatan
Umur : 31 tahun
Tanggal Lahir : 3 Februari 1984
Kebangsaan : Amerika Serikat
7. Nathan
Blecharczyk
Jumlah Kekayaan : US$ 3 miliar
Sumber Kekayaan : AirBNB
Industri : Teknologi
Umur : 32 tahun
Tanggal Lahir : 1983
Kebangsaan : Amerika Serikat
Sumber Kekayaan : AirBNB
Industri : Teknologi
Umur : 32 tahun
Tanggal Lahir : 1983
Kebangsaan : Amerika Serikat
8. Brian Chesky
Jumlah Kekayaan : US$ 3 miliar
Sumber Kekayaan : AirBNB
Industri : Teknologi
Umur : 34 tahun
Tanggal Lahir : 29 Agustus 1981
Kebangsaan : Amerika Serikat
Sumber Kekayaan : AirBNB
Industri : Teknologi
Umur : 34 tahun
Tanggal Lahir : 29 Agustus 1981
Kebangsaan : Amerika Serikat
9. Joe Gebbia
Jumlah Kekayaan : US$ 3 miliar
Sumber Kekayaan : AirBNB
Industri : Teknologi
Umur : 34 tahun
Tanggal Lahir : 21 Agustus 1981
Kebangsaan : Amerika Serikat
Sumber Kekayaan : AirBNB
Industri : Teknologi
Umur : 34 tahun
Tanggal Lahir : 21 Agustus 1981
Kebangsaan : Amerika Serikat
10. Thomas
Persson
Jumlah Kekayaan : US$ 2,7 miliar
Sumber Kekayaan : Hennes & Mauritz
Industri : Retail
Umur : 30 tahun
Tanggal Lahir : 21 Agustus 1981
Kebangsaan : Sweedia
Sumber Kekayaan : Hennes & Mauritz
Industri : Retail
Umur : 30 tahun
Tanggal Lahir : 21 Agustus 1981
Kebangsaan : Sweedia
Selasa, 07 April 2015
30 Juni 2015, internet bakal mandek
WARNING: The Internet will break on June 30th

CALIFORNIA - Masyarakat di dunia modern bersiap-siap akan menghadapi kemandekan
internet pada 30 Juni 2015. Pada tanggal tersebut, seluruh jaringan internet
kabarnya akan mengalami kelumpuhan total dan orang tidak akan bisa mengakses
internet, baik melalui layar komputer maupun smartphone.
Menurut informasi yang dilansir Dailystar,
Kamis (15/1/2015), hal tersebut dikarenakan adanya penyesuaian sistem waktu di
komputer dengan waktu yang sebenarnya atau menyinkronisasikan jam atom. Atau
istilah terkininya dinamakan 'leap second' di musim panas tahun ini. Menurut
ilmuwan di International Earth Rotation and Reference Systems Service, saat ini
jam di dunia tertinggal selama satu detik di belakang.
"Kita saat ini berada satu
detik di belakang dari waktu yang seharusnya," ungkap ilmuwan. Ini berarti
bahwa semua jam di dunia harus disesuaikan satu detik ke depan agar sesuai
dengan waktu sesungguhnya, mengikuti rotasi Bumi.
Dengan peristiwa 'leap second'
ini, maka sistem komputer kabarnya terkena imbas untuk menyesuaikan dengan
waktu yang sebenarnya. Oleh karena terjadi penyesuaian detik tersebut, maka
pada 30 Juni 2015 dirumorkan akan terjadi kelumpuhan akses internet.
Peristiwa serupa juga pernah terjadi
pada 2012, di mana masalah leap second membawa beberapa perusahaan
online dunia ke dalam kelumpuhan. Bahkan, maskapai penerbangan Australia,
Qantas harus memeriksa penumpang secara manual setelah komputer mereka tidak
dapat dipergunakan sebagaimana biasanya.
Informasi yang beredar
mengungkapkan, Google menangani masalah leap second itu agar jangan
sampai merusak sistem website mereka. Untuk menghadapi peristiwa leap
second, perusahaan asal California itu secara bertahap menambah waktu dalam
jumlah kecil pada sistem jam mereka.
Tidak banyak perusahaan di dunia
yang mempersiapkan hal itu. Leap second atau detik kabisat ini
diperlukan untuk menyesuaikan perubahan hari dan tahun secara terus-menerus.
Konon, fenomena erupsi vulkanik atau
gunung api bisa memperlambat rotasi planet Bumi. Selain itu, gaya tarik
gravitasi Bulan juga kabarnya berpengaruh terhadap rotasi Bumi. (ahl)
Langganan:
Postingan (Atom)