Senin, 12 Mei 2014

Berikut Faktor Yang Pengaruhi Moral Anak remaja






Seruu.com - Dunia remaja merupakan suatu tahap yang kritikal didalam kehidupan manusia, yaitu peralihan dari dunia anak-anak menuju ke dunia dewasa. Di tahapan ini seseorang memulai untuk mencari identitas dan penampilan diri. Bahkan para pakar psikologi mengistilahkan dunia remaja sebagai “emotional age” (umur emosi).

Tetapi faktor yang bisa mempengaruhi moral remaja yang juga mempengaruhi ketika dia menginjak dewasa. Berikut ini beberapa faktor yang dapat menurunkan moral dikalangan para remaja :

1. Perikehidupan keluarga
Orang tua adalah tokoh percontohan oleh anak-anak termasuk didalam segala aspek kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai kehidupan yang dijadikan pedoman anak bertolak dari nilai-nilai yang dijadikan pedoman orangtua.
2. Pengamalan Agama                                                                                                             Agama tidak untuk hanya dipelajari dan diperbincangkan akan tetapi untuk dipraktikkan dalam segala aspek kehidupan, sehingga akan lahir generasi baru yang bertindak sesuai ajaran agama dan tidak bersikap pragmatis materialistik.

3. Pengaruh lingkungan yang tidak baik
Kebanyakan remaja yang tinggal di kota besar menjalankan kehidupan yang individualistik dan materialistik. Sehingga kadang kala didalam mengejar kemewahan tersebut mereka sanggup berbuat apa saja tanpa menghiraukan hal itu bertentangan dengan agama atau tidak, baik atau buruk.

4. Tekanan psikologi yang dialami remaja
Beberapa remaja mengalami tekanan psikologi ketika di rumah diakibarkan adanya perceraian atau pertengkaran orang tua yang menyebabkan si anak tidak betah di rumah dan menyebabkan dia mencari pelampiasan.

5. Gagal dalam studi/pendidikan
Remaja yang gagal dalam pendidikan atau tidak mendapat pendidikan, mempunyai waktu senggang yang banyak, jika waktu itu tidak dimanfaatkan sebaik-baiknya, bisa menjadi hal yang buruk ketika dia berkenalan dengan hal-hal yang tidak baik untuk mengisi kekosongan waktunya.

6. Peranan Media Massa
Remaja adalah kelompok atau golongan yang mudah dipengaruhi, karena remaja sedang mencari identitas diri sehingga mereka dengan mudah untuk meniru atau mencontoh apa yang dia lihat, seperti pada film atau berita yang sifatnya kekerasan, dan sebagainya.

7. Perkembangan teknologi modern
Dengan perkembangan teknologi modern saat ini seperti mengakses informasi dengan cepat, mudah dan tanpa batas juga memudahkan remaja untuk mendapatkan hiburan yang tidak sesuai dengan mereka.
Selasa, 13 Mei 2014 - 02:30

Minggu, 10 November 2013

Baru 13 Tahun, Gadis Ini Kejar Gelar Master





TEMPO.CO, Lucknow - Gadis berusia 13 tahun asal India, Sushma Verma, mengejutkan banyak orang di kontanya karena ia kini tengah mengejar gelar master di bidang mikrobiologi. Meski berasal dari keluarga miskin, anak jenius itu mendapat dukungan penuh dari orang tuanya yang banting tulang membiayai pendidikan Sushma.

Sushma sudah menyelesaikan sekolah menengah atasnya saat ia berusia tujuh tahun dan enam tahun kemudian meraih gelar sarjana. Sushma mengatakan orang tuanya yang tidak mengenyam pendidikan bekerja keras dan terus memberinya semangat untuk sekolah. "Mereka mengijinkanku melakukan apa pun yang kumau. Kuharap orang tua lain tak memaksakan keinginan mereka sendiri terhadap anak-anaknya," kata Sushma.

Sushma tinggal bersama orang tua dan tiga adiknya di sebuah apartemen satu kamar di Lucknow, ibukota negara bagian Uttar Pradesh yang terletak di bagian utara India. Sumber penghasilan keluarga itu hanya berasal dari sang ayah yang bekerja sebagai kuli bangunan dengan bayaran kurang dari 3,5 dolar per hari.

Orang tua Sushma bahkan sampai menjual tanah mereka seluas 930 meter persegi seharga 400 dolar Amerika Serikat untuk membayar sebagian biaya pendidikannya di B.R. Ambedkar Central University yang akan dimulai pekan depan. "Saudara dan kawan-kawanku menentangnya, tapi aku tak punya pilihan," kata Tej Bahadur Verma, ayah Sushma. Ia pula yang setia mengantar Sushma setiap hari ke kampus dengan sepeda.

Harta berharga mereka hanya berupa meja belajar dan seperangkat komputer bekas. Tak punya televisi justru memberi keuntungan bagi Sushma. "Tak ada yang bisa dilakukan selain belajar," kata gadis berperawakan kurus itu. Kakak laki-laki tertua Sushma juga seorang jenius. Ia lulus SMA pada usia tujuh tahun dan menjadi satu dari lulusan termuda di India saat ia meraih gelar sarjana bidang komputer.

Sushma sebenarnya ingin menjadi dokter namun ia tak bisa ikut tes di sekolah kedokteran hingga usianya 18 tahun. "Jadi aku memilih mengejar gelar master dan selanjutnya menyelesaikan program doktor," kata Sushma.

Sushma pun mendapat bantuan dari banyak orang termasuk dana dari kegiatan amal sebesar US$ 12.600 untuk menyelesaikan pendidikannya.

ABC | AP | GABRIEL TITIYOGA